Bandarlampung – DPP Partai Gerindra mengeluarkan tujuh surat tugas untuk bakal calon kepala daerah di Lampung untuk pilkada serentak Desember mendatang. Ketujuhnya adalah Dendi Ramadhona (Pesawaran), Eva Dwiana Herman HN (Bandarlampung), dan Anna Morinda (Metro).
Lalu, Loekman Djoyosoemarto (Lampung Tengah), Hipni (Lampung Selatan), Zaiful Bokhari (Lampung Timur), dan Kherlani (Pesisir Barat). Sedangkan, Waykanan masih dalam proses.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung, Pattimura Danial mengatakan, dalam surat tugas tersebut mereka diminta untuk membangun koalisi dengan partai politik lainnya.
“Baru surat tugas untuk tujuh dari delapan kabupaten yang menggelar pilkada. Untuk Waykanan masih menunggu. Insya Allah semuanya lagi diproses. Sebentar lagi kita umumkan,” kata Pattimura, Minggu (14/6).
Sesuai instruksi DPP Partai Gerindra, lanjut Pattimura, bakal calon bupati dan wali kota yang jika diamanahkan menjadi kepala daerah, agar dapat mensejahterakan warga, tidak berbuat korupsi dan membangun kabupaten/kota lebih baik.
“Ya sesuai instruksi DPP, dan Ketum Pak Prabowo, calon bupati dan walikota yang diusung partai Gerindra harus jauh dari korupsi,” pungkasnya.
Terpisah, bakal calon Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengapresiasi atas dukungan yang diberikan Partai Gerindra untuk dirinya. “Terima kasih kepada Partai Gerindra yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk melanjutkan pembangunan di Pesawaran apabila masih diamanahkan oleh rakyat,” ujarnya.
Dengan demikian, lanjut dia, sudah ada beberapa partai politik yang sudah memberikan dukungannya maju pilkada serentak Desember mendatang. “Ya sebelumnya juga sudah ada Partai Demokrat, ada Golkar, ada PPP. Dan inysa allah ini sudah cukup untuk mengusung. Dan mudah-mudahan ini akan menjadi koalisi yang solid,” ungkapnya.
Kendati demikian, dirinya tidak menutup kemungkinan masih membuka diri untuk partai politik lainnya yang ingin bergabung dalam koalisi yang sudah ada.
Karena saat ini, lanjut Dendi, semua masih bersifat dinamis dan menunggu keputusan dari DPP masing masing partai untuk memberikan rekomendasi.
“Bukan hanya bicara perahu, tetapi soal keutuhan dan kebersamaa Pesawaran. Apapun yang terjadi, ke depan kita tetap baik, damai, tenang dan kondusif, sportif serta tidak ribut- ribut,” pungkasnya. (Cah)






