Bandarlampung – Pasca menerima rekomendasi dari Partai Nasdem, Bakal calon walikota Bandarlampung, Eva Dwiana mengaku tengah menunggu rekomendasi dari dua partai politik lainnya. Keduanya adalah PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.
“Insyaallah Gerindra dan PDI Perjuangan menyusul. Tapi biarlah partai yang mengumumkan rekomendasinya. Kita tunggu saja,” ujarb Eva saat diwawancarai usai menerima rekomendasi Partai Nasdem di Kantor DPW Partai Nasdem Lampung, kemarin.
Disinggung terkait kehadirannya di DPP PDI Perjuangan, Anggota DPRD Provinsi Lampung ini menyatakan semuanya sudah clear. “Semua udah ok. Secepatnya (rekomenmdasi keluar), udah sebenarnya. Tapi kita tungu saja,” ungkapnya secara eksplisit.
Ketua Majelis Taklim Rakhmat Hidayat ini juga mengaku optimis bakal ada partai politik lainnya yang bakal mendukungnya selain Nasdem, PDI Perjuangan, dan Gerindra.
“Ada deh nanti. Nanti kalian juga tahu sendiri deh. Bukannya bunda tidak mau mengungkapin. Tapi lebih baik, biar nanti yang punya partai yang menyebutkan ke Bunda,” terangnya.
Bahkan, Ketua KONI Bandarlampung ini mengatakan jika dirinya sudah mengetahui jika Partai Nasdem bakal mengusungnya untuk pilwakot Bandarlampung sebelum rekomendasinya turun. “Tapi nggak etis kalau Bunda yang umumin. Tapi kalau ketuanya yang menyampaikan, berarti kita tidak menyalahi aturan. Karena kita harus menjalankan aturan. Kita punya partai, dan kita diusung partai, maka kita harus sama-sama menjalankan aturan partai. Insya allah semua berjalan dengan baik,” lanjutnya.
Terkait rekomendasi yang telah diterimanya, politisi yang akrab disapa Bunda Eva ini mengaku bersyukur atas rekomendasi yang diterimanya dari DPP Partai Nasdem. “Ini amanah luar biasa, mudah-mudahan kami bisa bekerja keras, bersatu dalam memenangkan Pilkada ini,” kata dia.
Dirinya pun memohon doa restu, kepada seluruh kader Nasdem seraya berharap dukungan penuh dalam perjuangannya di Pilkada 2020. “Semoga bersama semua partai koalisi kami bisa memberikan yang terbaik untuk warga Bandarlampung. Semoga bisa menjalani amanah sesuai harapan,” pungkasnya.
Sebelumnya, DPP PDI Perjuangan satu persatu memanggil bakal calon kepala daerah (balonkada) di Lampung yang mungkin diusung maju pilkada serentak Desember 2020 mendatang. Setelah memanggil Dendi, Adipati, dan Loekman, Kali ini, bakal calon walikota Bandarlampung Eva Dwiana Herman HN dipanggil partai banteng moncong putih itu.
Eva dipanggil bersama pasangannya, Dedi Amrullah dan didampingi Ketua DPD PDIP Lampung Sudin serta Ketua DPC PDIP Bandarlampung Wiyadi. Mereka dipanggil terkait persiapan konsolidasi organisasi serta komitmen calonkada pada pilkada serentak.
Ketua DPC PDIP Bandarlampung, Wiyadi membenarkan hal tersebut. Namun, Ketua DPRD Kota Bandarlampung ini mengaku tidak mengetahui apa maksud dari pemanggilan tersebut. “Yap benar. Tapi aku nggak tahu pembicaraannya apa. Orang nggak ikut,” kata dia.
Terpisah, Wakil Ketua DPD PDIP Lampung Bidang Komunikasi Politik Yanuar Irawan mengatakan, Eva-Dedi dipanggil sebagai balonkada untuk membahas pilkada 9 Desember 2020. Ini adalah lanjutan hasil Rakerda PDIP, 29 Februari 2020.
“Ada tiga lagi yang tersisa yaitu Bandarlampung, Pesisir Barat dan Lampung Timur. Dalam waktu dekat pasti akan dipanggil DPP, tapi tanggalnya kita belum tau, kebetulan hari ini Bandarlampung,” jelasnya, Sabtu (13/6).
Ketua Komisi V DPRD Lampung ini mengaku belum tahu siapa lagi dari Bandarlampung yang akan dipanggil DPP PDIP. Menurutnya, proses di DPP sudah selesai, sehingga tinggal menunggu putusan DPP.
“Kalau DPP memutuskan pemanggilan Bu Eva sudah cukup, mungkin cuma Bu Eva, tapi kalau nanti dipanggil calon yang lain bisa saja,” kata dia.
Ia memastikan, sebelum keluar rekomendasi, segala kemungkinan bisa terjadi. “Pasti kami informasikan kalau sudah ada rekomendasinya,” pungkasnya. (cah)






