Balam – Pesawaran Goyang

Bandarlampung –Lobi-lobi politik jelang penetapan pasangan calon pada pilkada serentak 2020 kian santer. Aksi manuver politik dari calon kada mampu mengubah arah dukungan parpol. Jika sebelumnya di Metro haluan Nasdem berubah arah, kini giliran Bandarlampung dan Pesawaran.

Pesawaran yang santer dikabarkan bakal calon tunggal dipastikan ada penantang. Partai Amanat Nasional (PAN) yang sebelumnya merekomendasikan petahana Dendi Ramadhona, belakangan menjatuhkan pilihan ke M. Nasir yang telah mengantongi rekomendasi Partai Nasdem.

Pergeseran dukungan PAN juga terjadi di Kota Bandarlampung. Setelah sebelumnya terjadi pergeseran dukungan dari Eva Dwiana ke Rycko Menoza, santer dukungan partai matahari terbit ini jatuh ke Yusuf Kohar yang telah mengantongi restu Partai Demokrat.

Menurut sumber Koran Editor di DPP PAN, pilihan partainya jatuh ke M. Nasir merupakan aspirasi dari teman – teman kader PAN di Pesawaran. Meskipun, masih kata dia, sebelumnya PAN merekomendasikan Dendi – Marzuki.

“Ini merupakan sikap PAN yang aspiratif terhadap masukan para kader. Agar pilkada ini tidak melawan kotak kosong,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya ini, kemarin.

Lanjutnya, pergeseran dukungan PAN juga terjadi di Bandarlampung. Menurutnya, belakangan PAN menatuhkan pilihannya ke Yusuf Kohar. Meskipun sebelumnya santer dikabarkan mendukung Eva Dwiana yang juga politisi PDI Perjuangan.

“Iya ini karena melihat dinamika politik yang berkembang sekarang. Terlebih hubungan PAN dan Demokrat di Bandarlampung sangat bagus. Ini akan menjadi koalisi yang solid,” jelasnya.

Sementara itu, bakal calon bupati Pesawaran, M. Nasir mengklaim, dirinya mendapat dukungan dari PAN. “Insya allah PAN mendukung saya,” kata Ketua DPRD Pesawaran ini.

Dengan begitu, Ketua DPC PDIP Pesawaran ini semakin intens menjalin komunikasi dengan Partai lainnya. Sejauh ini Nasir baru mendapatkan surat rekomendasi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk maju dalam Pilkada Pesawaran, bersama Naldi Rinara sebagai bakal calon wakilnya. “Terus bergerak,” tambahnya.

Disisi lain, Sekretaris DPW PAN Provinsi Lampung, Ahmad Iswan H Cahya mengatakan, politik akan selalu dinamis dan akan terus bermanuver menunjukan kejutan-kejutannya sampai waktu pendaftaran calon di KPU pada September 2020 mendatang.

“Yang namanya politik inikan dinamis. Proses masih berjalan semua, dinamikanya nanti sampai september ketika pendaftaran calon di KPU. Kitakan ingin mendapatkan yang terbaik di pesawaran. Kita lihat saja akhirnya seperti apa,” kata Iswan.

Terpisah, pada 15 Juni 2020 DPP PAN telah mengeluarkan Surat Keputusan DPP PAN Nomor : PAN/A/Kpts/KU-SJ/060/VI/2020 yang menyetujui Dendi Ramadhona – Kol (Purn) S. Marzuki sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati pada Pilkada Kabupaten Pesawaran.

“Dukungan diberikan kepada Dendi Ramadhona karena dilihat dari hasil survey elektabilitas, popularitas dan akseptabilitasnya baik di masyarakat. PAN mendukung Dendi – Marzuki,” kata Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, Kamis, 25 Juni 2020.

Dengan adanya kabar tersebut, kontestasi pilkada di bumi ‘Andan Jejama’ semakin menarik. Pasalnya sudah beredar kabar bahwa petahana Dendi akan melawan kotak kosong.

Dendi – Marzuki telah mengantongi dukungan resmi dari Partai Demokrat (5), dan PPP (2 kursi). Kemudian juga mendapat restu Gerindra (4 kursi) dan Golkar (4 kursi). Beberapa waktu lalu juga Dendi di panggil oleh DPP PDI Perjuangan (9 kursi). (cah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *