Bakal calon bupati Pesisir Barat yang juga Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) provinsi Lampung, Kherlani menyatakan resmi berhenti dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Mantan Sekretaris DPRD Lampung itu kini memilih masuk gerbong Partai Golkar dibawah kepemimpinan Arinal Djunaidi.
Kepada Editor, Kherlani mengaku tidak alasan khusus memilih untuk menjadi kader partai pohon beringin indah. Menurutnya, sebelum era reformasi semua pegawai negeri sipil memang sudah menjadi bagian dari Partai Golkar.
“Jadi ini tidak alasan khusus lah kenapa saya memilih golkar. Toh dari dulu emang badan kita di Golkar. Cuman pada saat era reformasi ini kita diwajibkan untuk tidak berpolitik. Jadi sekarang kita kembali saja ke Golkar setelah berhenti dari PNS ini,” ungkapnya, kemarin.
Mantan Pj. Bupati Pesisir Barat pertama ini juga mengungkapkan dirinya siap ditempatkan dimana saja setelah menyatakan menjadi kader Golkar.
“Ya kan sekarang namanya sudah menjadi kader partai, jadi kita harus siap apa yang sudah menjadi perintah partai. Tapi ini kan semua harus perintah partai. Bukan karena kemauan kita mau ditempatin dimana,” tukasnya.
Teprisah, Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung, Ismet Roni membenarkan jika Kherlani resmi menjadi kader Partai Golkar. “Iya benar. Dan sekarang beliau (Kerlani, red) saat ini menjadi fungsionaris Partai Golkar Lampung,” ungkapnya.
Anggota DPRD Provinsi Lampung ini mengapresiasi langkah Kherlani memili untuk bergabung dengan Partai Golkar. “Beliau ini mantan birokrat berpengalaman. Ini akan menjadi amunisi tambahan untuk Partai Golkar agar terus berkiprah di Provinsi Lampung dengan makin banyaknya orang mempuni yang bergabung ke Partai Golkar,” tukasnya. (cah)






