Bupati Tubaba Umar Ahmad terus berupaya memacu produksi kelapa sawit di wilayahnya. Bahkan, Pemda telah menyiapkan SDM yang mengusai budidaya kelapa sawit. Antara lain dengan mengirimkan 50 orang mahasiswa untuk menuntut ilmu di Akademi Kelapa Sawit di Bekasi.
“Pemerintah Daerah sangat konsen untuk ngurusin kelapa sawit, bukan hanya ngurusin kebun, kita juga ngurusin manusia yang bakal ngurus sawit, mereka itu perlu dikasih pengetahuan dan pendidikan yang mumpuni untuk pengelolaan kelapa sawit,” jelas saat menghadiri acara penanaman perdana kelapa sawit program Peremajaan Kelapa Sawit Perkebunan ( PKSP), di Tiyuh Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, kemarin.
Umar Ahmad mengatakan, program PKSP begitu penting, karena Tubaba menjadi salah satu anggota kabupaten lestari dari 57 kabupaten se-Indonesia, satu-satunya kabupaten yang sawitnya kecil hanya ada 7.000 hektar, itu pun milik petani rakyat dan juga perusahaan. Kelapa sawit merupakan komoditas yang produksinya urutan keempat di Tubaba setelah karet, padi, dan singkong.
“Hari ini kita melakukan penanaman seremonial kelapa sawit, mudah-mudahan apa yang kita harapkan bersama terutama untuk kesejahteraan bisa tercapai, dan mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik,” kata Umar. (jim/ish)






