Target Selesai November

// Musda 15 DPD PAN Kabupaten/Kota se-Lampung //

Bandarlampung – Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung terus merapatkan barisan guna mengkonsolidasikan kader partainya. Pasca ditetapkannya kepengurusan DPW, kini partai berlambang matahari terbit ini bersiap untuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda) DPD Kabupaten/kota se-Lampung.

Ketua DPW PAN Lampung, Irham Jafar Lan Putra mengatakan, partainya menargetkan Musda 15 DPD PAN Kabupaten/kota digelar serentak di November 2020 ini. Menurutnya, hal itu merupakan kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi persiapan Musda bersama 15 DPD kabupaten/kota, akhir pekan kemarin.

“Kita semua sudah sepakat, Musda 15 kabupaten/kota akan digelar di bulan ini (November, red). Semua DPD sudah menyatakan kesiapannya,” kata Irham.

Selain itu, ada beberapa poin penting lain terkait teknis penyelenggaraan Musda yang telah disepakati. Diantaranya, kesiapan admisnistrasi maksimal harus selesai dan disampaikan Kepada DPW pada 20 November.

“Untuk tujuh DPD yang tidak pilkada Pendaftaran formatur ditutup tanggal 16 november 2020. Sedangkan untuk delapan DPD yang menggelar Pilkada tahapan Musda mulai tanggal 14 November, dengan pembentukan panitia SC dan OC,” jelasnya.

Kemudian, lanjut dia, data yang telah dikirim akan diferivikasi oleh DPW, dimulai pada 20 November. Sementara kesiapan Waktu Musda akan dijadwalkan setelah seluruh administrasi berkas siap.

Selanjutnya DPD menyampaikan daftar inventarisasi asset kepada DPW paling lambat 20 November.

“Pada Musda kali ini, ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi oleh para calon formatur. Mulai dari membuat curiculum vitae atau daftar riwayat hidup dan ditempelkan foto bewarna,” ungkapnya.

Terpenting, kata dia, setiap calon formatur wajib menuangkan gagasannya untuk kemenangan PAN di pesta demokrasi 2024. “Setiap calon formatur wajib membuat makalah tentang strategi pemenangan pemilu tahun 2024 sesuai arahan DPP,” tegas Irham.

Menurut mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung itu, makalah strategi pemenangan bagi calon formatur amat penting. Sebab ketua DPD periode mendatang diharapkan bisa menaikkan jumlah perolehan kursi di legislatif.

“Maka kita mau tahu, mereka (calon formatur) punya strategi apa. Kalau dia layak kita dukung. Tapi kalau jadi ketua hanya namanya saja, ujungnya tidak ada guna,” jelasnya.

Sebab, sambung Irham, pemilihan ketua DPD menentukan target kemenangan di Pemilu 2024. “Kalau di daerah tadinya ada tiga kursi, tahunya tinggal satu kursi, itu namanya turun. Yang bagus itu meningkat. Tadinya lima, jadi tujuh. Itu yang kita harapkan,” jelasnya. (dbs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *