PKS Peduli Ibu Sehat

Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Yuni Karnelis punya makna tersendiri dalam memperingati Hari Ibu Nasional yang jatuh tepat hari ini.

Menurutnya, Ibu merupakan pilar utama dalam sebuah keluarga. “Ibu yang memiliki karir bekerja diluar sebagai profesi apapun harus memiliki kemampuan untuk mengatur waktu untuk keluarga,” ujarnya, kemarin.

Lannjutnya, Ibu harus bisa mengkomunikasikan dengan suami dan anak-anaknya untuk saling bekerjasama terkait peran ibu diranah publik.

Sehingga, kata dia, masing-masing saling memahami dan sebagian menggantikan peran domestik teknis ibu dikeluarga. “Misalnya anak-anak sudah diajarkan untuk memasak, mencuci, dan anak-anak saya sudah didik mandiri,” ungkapnya.

“Yang terpenting adalah komunikasi dengan anak-anak dan suami tetap berjalan baik ditengah kesibukan ibu,” tambahnya.

Dikatakannya, kalau lihat kondisi sekarang ini, banyak kaum perempuan terutama ibu-ibu dimasa kondisi ini, terutama covid 19, banyak sekali dampak2-dampaknya baik kesehatan, ekonomi, pendidikan. Perlu menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat untuk lebih memperhatikan kaum ibu.

Untuk itu, Perda anak, perda laktasi, kita sepertinya perlu perda lagi untuk perlindungan sosial ekonomi para ibu khususnya para janda.

“Coba kita bayangkan seorang ibu yang ditinggal hidup atau mati oleh suaminya maka ia menjadi tulang punggung perekonomian keluarga ia harus bekerja keras dan sebagainya. Dan itulah kita butuhkan undang-undang atau peraturan daerah tentang jaminan sosial ekonomi bagi janda-janda tersebut,” bebernya.

“Coba kita bayangkan jika seorang ibu ditinggal suaminya. Pasti dia akan bekerja keras mencari nafkah untuk anak-anaknya. Tapi kalau seorang bapak ditinggal istrinya, pasti langsung nikah lagi dia,” imbuhnya.

Hari ibu ditahun 2020 ini, politisi PKS ini berharap ibu-ibu di Indonesia terutama di Lampung ini menjadi ibu-ibu yang tangguh. Kokoh baik dari sisi sosial mampu mendidik anak-anaknya dengan baik, dari sisi ekonomi harus ada jaminan bagi ibu-ibu tadi.

“Yang ditinggal suaminya harus ada jaminan dari pemerintah untuk membantu perekonomiannya baik kemandirian ekonomi dan bantuan usaha bagi para janda ini. Jika ibu-ibu ini sudah menjadi kokoh maka anak-anak dan keluarganya menjadi kokoh,” lanjutnya.

Lebih lanjut, PKS sebagai salah organisasi politik yang memiliki tugas pendidikan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat harus mampu memerankan fungsi ini sebaik-baiknya kepada masyarakat.

“InsyaAllah dihari ibu ini Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Bandar Lampung akan melounching Kelompok Usaha Ibu-ibu Teluk sebagai salah satu program konkrit membantu usaha ekonomi untuk ibu-ibu,” ungkapnya.

“Dimomen hari ibu saya mewakili Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Bandar Lampung mengucapakan “Selamat Memaknai Hari Ibu Nasional 2020”,” pungkasnya. (cah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *