Hi. Suhono Korban 27 July 96 Asal Klaten Jawa Tengah : Ucapan Mas Bambang Pacul Sangat Tidak Mendidik

Bandar Lampung, Ungkapan celeng yang dilontarkan Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang “Pacul” Wuryanto berbuntut panjang. Korban 27 July 96 Hi Suhono angkat bicara soal celeng yang menurutnya, sangat tidak mendidik.
“Saya menanggapi ucapan mas Bambang Pacul menurut saya sangat tidak mendidik,” tegas Hi Suhono korban 27 July 96 timggal di Lampung asal Klaten Jawa Tengah saat ditemui wartawan di workshopnya di jalur dua Kopri Sukarame, Minggu (17/10).
Hi.Suhono menjelaskan orang tua yang melahirkan dan membesarkan kita saja tidak pernah mengatakan “celeng” kata-kata kasar. “Jangan nemen-nemenlah mas Bambang Pacul kita sama-sama keluarga besar Nasionalis biarkan rakyat mencari pemimpinnya jangan cuma tukang coblos lima tahun sekali,” ujar mantan Anggota DPRD Kota Bandar Lampung,
“Rakyat berhak bersuara menyampaikan pendapat itulah demokrasi. Karena yang namanya Pemilihan Presiden tidak hanya PDI Perjuangan yang memilih tapi rakyat Indonesia yang jumlahnya 250 juta. Dan ingat seorang kuli pun ibaratnya sama suaranya dengan Anggota DPR ketika di bilik suara TPS” terang mantan Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung itu
Hi. Suhono juga menegaskan dirinya mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024. ”Jelas karena kinerja Ganjar selama ini cukup bagus, Tentu saja yang paling penting Ganjar sosok pemimpin yang diyakini bisa menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI terbukti Ganjar konsisten anti radikal,” papar pria low profile.
“Pesan orang tua, nek mlaku mbok yo ojo koyo celeng ( kalau jalan jangan seperti celeng ). mlakunya ( jalannya ) celeng itu kan lurus, sehingga yang mendeklarasikan sebenarnya tegak lurus,” katanya tersenyum kecil sambil menghisap Djisamsu kesayangannya.
Untuk itu, Hi. Suhono mengaku mendukung kader yang dikatakan banteng celeng yang telah mendeklarasikan Capres. ”Tidak perlu berkecil hati, ini baru sebatas memperkenalkan kalau tidak sekarang kapan lagi dan satu hal yang harus dipahami partai belum memutuskan siapa Capresnya,” paparnya.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *