Lesty: Tanamkan Wawasan Kebangsaan pada Generasi Milenial

Bandarlampung – Menanamkan wawasan kebangsaan pada generasi milenial, tidaklah mudah. Sebab, mereka hidup di tengah canggihnya teknologi, yang telah menghilangkan batas teritori, dan mengubah masyarakat secara dinamis.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami saat kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di Balai desa Way Hui kecamatan. Jati Agung kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (11/12).

Generasi muda, menurutnya adalah elemen masyarakat yang mudah terpengaruh. Mereka bisa dipengaruhi melalui pola serangan Food, Fun, Fashion, Film and Fantasy, Filosofi, dan Finansial.

“Teknologi komunikasi dan informasi telah mengubah perang konvensional menjadi perang modern dengan menggunakan teknologi, media massa, dan cyber war. Perang mengubah pola pikir,” ujarnya

“Bukan lagi perang dengan kekuatan militer, tetapi perang pengaruh melalui format ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya secara tidak disadari,” lanjut ibu dari 3 anak itu

Proxy war itu, menurutnya, sasarannya meliputi berbagai bidang. Mulai dari ketahanan ekonomi, pertahanan dan keamanan, budaya, ideologi, lingkungan, politik, hingga karakter masyarakat.

Dalam acara yang dihadiri oleh kepala desa Way Hui Ahmad Yani, Babinkamtibmas way hui Aiptu Abdullah, Babinsa Jati Agung Sertu Riduan dan anggota Karang Taruna, Lesty menandaskan Orang tua mutlak menjadi sumber informasi, pendamping dan role model bagi anak.

“Pendidikan karakter, agar anak dapat mengambil keputusan dengan bijak dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga mereka dapat memberikan kontribusi positif kepada lingkungannya. Selanjutnya, membangun sikap dan jiwa kepemimpinan anak, membangun sikap kritis, dan menanamkan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” pungkasnya. (*/Cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *