LAGI, WARGA KECAMATAN GADINGREJO DITEMUKAN TEWAS GANTUNG DIRI

PRINGSEWU – Peristiwa Gantung diri kembali terjadi lagi di kecamatan Gadingrejo kabupaten Pringsewu. Kali ini menimpa Suherdi (40) warga Dusun Wonokriyo, Pekon Wonodadi nekat mengakhiri hidupnya menggunakan tali tambang yang diikat di kusen pintu kamar korban.

Kapolsek Gadingrejo, Iptu Anwar Mayer Siregar mewakili Kapolres Pringsewu AKBP. Rio Cahyowidi mengatakan, bahwa benar telah menerima laporan dari warga terkait adanya peristiwa gantung diri di dusun Wonokriyo. Atas laporan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan sejumlah anggota untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan kepada saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.”Dalam proses olah TKP, korban diketahui bunuh diri dengan menggunakan seutas tali tambang warna merah yang diikatkan di kusen pintu kamar,” katanya, Selasa (13/9).

Anwar mengungkapkan, berdasarkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Polisi bersama tenaga medis dari Puskesmas Gadingrejo, korban dinyatakan sudah meninggal dunia dengan perkiraan waktu lebih dari 8-12 jam.“Dari hasil pemeriksaan medis kejadian ini murni bunuh diri. Tidak ditemukan bukti kekerasan ditubuh korban. Dan atas kejadian tersebut, pihak keluarga mengaku sudah menerima dan menyatakan tidak bersedia untuk dilakukan proses outopsi terhadap korban karena keluarga sudah menerima dan ikhlas,” ujarnya.

Saat ditanyakan tentang motif bunuh diri, imbuh Kapolsek, masih dalam penyeledikan polisi. Dan guna kepentingan penyelidikan, sejumlah barang bukti telah diamankan Polisi.”Barang bukti yang diamankan diantaranya pakaian milik korban dan seutas tali tambang warna merah yang digunakan korban untuk gantung diri,” tandasnya.

Sementara Marsito kakak korban yang pertama kali menemukan korban mengatakan, bahwa korban selama ini hanya tinggal seorang diri dan berprofesi sebagai buruh tani. Dan terakhir kali melihat korban pada Senin malam (12/9) sekira pukul 18.30 Wib, atau sehari sebelum korban ditemukan tidak bernyawa dirumahnya.”Korban ditemukan gantung diri sekira pukul 11.00 WIB. Dan korban dikenal memang pribadi yang tertutup baik terhadap saudara maupun warga sekitar dan tak pernah mengeluh atau mengadu adanya masalah. Sehingga apa yang menjadi penyebab korban sampai nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri masih belum diketahui,” katanya. (top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *