Hari ini, saya ingin mengangkat isu yang sangat penting dalam konteks *etika demokrasi*, yaitu pelanggaran yang terjadi ketika satu pihak mencoba memaksakan narasi atau agenda tertentu tanpa memperhatikan prinsip-prinsip dasar demokrasi.
Demokrasi, pada hakikatnya, menghargai kebebasan berekspresi dan kebebasan berpendapat. Namun, ketika satu pihak berusaha memonopoli narasi atau memaksa pandangan tertentu tanpa memberikan ruang bagi pendapat atau pandangan yang berbeda, hal ini dapat dianggap sebagai *pelanggaran etika demokrasi dan pelanggaran etika public.*
*Pertama-tama,* pelanggaran ini menciptakan ketidakseimbangan dalam perwakilan opini masyarakat. Demokrasi sejati menghargai keberagaman pandangan dan memberikan platform yang setara bagi berbagai perspektif. Mempaksakan satu narasi dapat mengabaikan sejumlah besar warga negara yang memiliki pandangan berbeda, mengurangi pluralitas dan kualitas dalam pengambilan keputusan.
*Kedua,* tindakan memaksa narasi dapat menciptakan lingkungan di mana intimidasi dan pembatasan terhadap kebebasan berbicara dapat berkembang. Warga negara mungkin merasa takut atau enggan menyuarakan pendapat mereka karena takut menjadi sasaran ketidaksetujuan atau represi. Hal ini berpotensi merusak esensi dari proses demokratis yang terbuka dan inklusif.
*Ketiga,* memaksakan narasi dapat mengaburkan fakta dan menyebabkan masyarakat kehilangan kepercayaan pada informasi. Ketika satu pihak mencoba mengendalikan narasi tanpa memberikan ruang bagi kebenaran dan pluralitas, masyarakat dapat terjebak dalam pemahaman yang sempit dan tidak akurat terhadap isu-isu yang dihadap
Dalam upaya memperkuat etika demokrasi, kita mempertahankan prinsip prinsip etika berdemokrasi, melawan intimidasi dan melawan pemaksaan kehendak, kita memiliki sejarah kelam ketika demokrasi dibungkam di jaman orde baru yang refresif, maka dari itu Pemberdayaan masyarakat melalui Literasi dan pendekatan inklusif adalah kunci untuk menciptakan demokrasi yang sehat, kuat, jujur dan adil tanpa intimidasi.
*Salam Hormat*
*Harpoline DPCJuragan Pesawaran*






