Bandarlampung – Pandemi virus corona (Covid-19) yag terus meluas terus dimanfaatkan bakal calon kepala daerah (Balonkada) untuk mendekatkan diri ke maasyarakat.
Seperti yang ditunjukkan bakal calon walikota Bandarlampung Rycko Menoza dan Eva Dwiana Herman HN. Dengan mengatasnamakan Majelis Taklim Rachmat Hidayat (MTRH) Provinsi Lampung, Eva yang juga Istri Walikota Herman HN ini melakukan penyemprotan disinfektan di belasan kelurahan se-Kota Bandarlampung.
Sedangkan, Rycko Menoza yang juga Politisi Partai Golkar Lampung menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat di Kota Bandarlampung. Ribuan paket sembako dari dana pribadinya ini, disalurkan secara tersebar di 20 kecamatan kota tersebut yang pembagiannya dilakukan selama tiga hari ke depan.
Penyaluran ini, Kata Rycko Menoza, sebagai bentuk keperdulian sekaligus keprihatinan akan kondisi masyarakat karena musibah pandemi virus corona (Covid-19).
Sepanjang Kamis, (16/04), Rycko Menoza bersama rombongan berkeliling menyalurkan sembako kepada perwakilan warga di 10 kecamatan di Bandar Lampung.
Rycko mengharapkan, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan oleh warga meringankan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadan.
Ia berharap, pandemi virus ini dapat segera berakhir agar masyarakat dapat kembali beraktifitas di luar rumah seperti biasa termasuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Warga diimbau agar tetap dirumah dan mematuhi prosedur kesehatan. Lebih baik kita menghindari jangan sampai terpapar virus ini,” kata Rycko.
Terpisah, Majelis Taklim Rachmat Hidayat (MTRH) Provinsi Lampung melakukan penyemprotan disinfektan di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Barat, Kamis (16/04).
Penyemprotan kali ini merupakan terusan kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh dilakukan MTRH guna mencegah penyebaran virus Covid-19 khususnya di Bandar Lampung.
Ketua MTRH Provinsi Lampung Eva Dwiana Herman HN mengimbau masyarakat untuk tetap secara konsisten mencegah penularan Virus Corona (Covid-19). Dimana hingga per hari ini pandemi virus tersebut belum berakhir. “Jangan jenuh melakukan upaya pencegahan peraebaran virus corona,” ujarnya,
Menurutnya, akan lebih baik jikalau masyarakat tetap konsisten pada protokol pencegahan virus corona dan tidak melumrahkan diri dengan keadaan yang terjadi pada saat ini.
Ia menambahkan, berbagai upaya pencegah mutasi virus tersebut telah banyak dilakukan oleh berbagai elemen. Baik pemerintah pusat, daerah, kabupaten kota, kecamatan, hingga kelurahan bahkan sampai pelosok pedesaan.
Imbauan, maklumat, fatwa dan surat edaran, edukasi, dan informasi tentang Corona telah menjadi buah bibir dan tranding topik di berbagai perbincangan hingga media.
“Upaya menghindari virus tersebut sudah banyak dilakukan baik dengan sosial distancing, physical distancing, karantina lokal, hingga PSBB,” ungkap Bunda Eva, sapaan akrab Eva Dwiana.
Ada berbagai macam kondisi masyarakat juga dalam menyikapi kondisi ini. Seperti terlalu paranoid atau bahkan apatis terhadap terhadap pemberitahuan pemerintah.
“Untuk itu imbauan Majelis Taklim Rachmat Hidayat Lampung kepada masyarakat, umat dan warga agar tetap siaga dan perbanyak ikhtiar, doa serta tawakal,” jelas dia.
Pihaknya juga tidak pernah bosan memberikan edukasi dan update informasi terkait wabah pandemi covid 19 dan terus melakukan penyemprotan disinfektan secara bergilir di Kelurahan yang ada di Kota Tapis Berseri.
Diketahui, penyemprotan hari ini merupakan kegiatan ke-hari empat belas dengan total belasan kelurahan yang telah menerima layanan tersebut. (dbs)






