Bandar Lampung — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, menyoroti tarif jalan tol di Provinsi Lampung yang dinilainya masih relatif mahal dan memberatkan masyarakat, terutama menjelang momen mudik Hari Raya Idulfitri.
Pernyataan tersebut disampaikan Mukhlis Basri dalam makan siang bersama di Lamban Sabah Resto, Bandar Lampung, Kamis (29/1/2026), dalam rangkaian Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI ke Provinsi Lampung.
Mukhlis mengakui bahwa secara regulasi, tarif tol memang mengalami penyesuaian setiap dua tahun sekali. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tetap perlu dikaji ulang dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Saya paham aturannya tarif tol naik setiap dua tahun. Tapi tolong ini dikaji kembali. Jangan sampai masyarakat terlalu terbebani,” kata Mukhlis.
Ia secara khusus mendorong adanya penurunan tarif atau skema diskon tarif tol selama periode libur Lebaran, mengingat tingginya volume pemudik yang menggunakan jalan tol pada masa tersebut.
“Momen Idulfitri itu pasti banyak yang mudik. Kalau bisa tarif tol diturunkan, atau ada skema diskon sepanjang libur Lebaran. Ini bentuk keberpihakan kepada masyarakat,” tegasnya.
Kunjungan kerja Komisi V DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, dan rombongan diterima langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Berdasarkan rundown yang diterima, agenda kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Lampung meliputi peninjauan exit Tol Lematang, peninjauan kawasan kota baru, serta diskusi dan dialog bersama kepala daerah terkait isu infrastruktur dan pelayanan transportasi di Provinsi Lampung. (*).






