Dari Penguatan Ideologi hingga Advokasi Hukum Rakyat
Lampung Tengah — Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Lampung terus memperkuat kualitas kader melalui pola kaderisasi berlapis. Dalam satu pekan, organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama ini menggelar dua agenda strategis sekaligus, menyasar penguatan ideologi keagamaan hingga kapasitas advokasi hukum.
Agenda pertama dimulai Rabu malam (4/2/2026) hingga Jumat (6/2/2026) melalui Pendidikan Kader Tingkat Pertama Rijalul Ansor bertajuk Dirosah Ula, yang dipusatkan di Pondok Pesantren Wali Songo, Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah. Kegiatan ini digelar oleh PW Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Lampung.
Ketua PW MDS Rijalul Ansor Lampung Dr. HM Muslih, SHI, MH menjelaskan, Rijalul Ansor merupakan kader GP Ansor yang fokus pada pendalaman ideologi dan pemahaman keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah.
“Peserta kegiatan ini sebanyak 50 orang. Targetnya melahirkan kader mubtadi yang kuat secara ideologi, memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi, serta moderat dalam berkhidmat,” ujar Muslih.
Menurutnya, penguatan ideologi Aswaja menjadi fondasi utama bagi kader Ansor dalam menjawab tantangan sosial-keagamaan yang semakin kompleks di tengah masyarakat.
Tak berhenti di sana, PW GP Ansor Provinsi Lampung melanjutkan agenda kedua berupa Pendidikan dan Pelatihan Paralegal, yang digelar mulai Jumat siang (6/2/2026) hingga Minggu (8/2/2026) di Gedung BPMP Pahoman, Bandarlampung.
Pelatihan bertema “Hukum Agraria dan Akses Bagi Rakyat Kecil” ini merupakan hasil kolaborasi LBH Ansor Lampung dan Lembaga Advokasi Lampung, diikuti puluhan kader GP Ansor dari berbagai daerah di Lampung.
Sejumlah praktisi dan akademisi hukum hadir sebagai narasumber, di antaranya Chandra Muliawan, SH, MH, Abi Hasan Mu’an, SH, MH, Charles Kholidy, SH, hakim PN Tanjungkarang, Darmawan, SH, MH, serta Ketua LBH PP GP Ansor Dendy Zuhairil, SH, MH. Turut pula Wahyu Saman Hadi, SH, MH, Kabid Pendidikan LBH Ansor Lampung.
Narasumber lainnya meliputi Prof. Dr. Safari, Wakil Rektor II UIN Raden Intan Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, SHI, MH, Ketua Fraksi PKB DPRD Lampung, aktivis lingkungan Irfan Tri Musrin, serta Tajudin Nur, S.Sos, M.Sos, Sekretaris PW GP Ansor Lampung.
Melalui dua agenda tersebut, GP Ansor Lampung menegaskan komitmennya mencetak kader yang tidak hanya kokoh secara ideologis, tetapi juga responsif terhadap persoalan sosial dan hukum yang dihadapi masyarakat kecil. (*).






