Bandarlampung – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Drs. H. Mukhlis Basri, M.Si, menyatakan dukungan penuh legislatif terhadap langkah-langkah strategis Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijiriah. Menurutnya, DPRD akan mengoptimalkan fungsi pengawasan dan penganggaran guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriah yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026), dalam rangka kunjungan kerja Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi ke Provinsi Lampung.
“Harapan masyarakat dan para pemudik adalah dapat bepergian dengan aman dan nyaman serta sampai dengan selamat untuk berkumpul bersama keluarga,” ujar Mukhlis Basri.
Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga membutuhkan peran aktif aparat keamanan, operator transportasi, serta dukungan masyarakat.
Rakor dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Lampung A. Giri Akbar, jajaran Forkopimda, para bupati/wali kota, kepala instansi vertikal, serta pimpinan BUMN dan BUMD sektor transportasi.
Sementara itu, Menteri Perhubungan dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, terutama dalam pengaturan lalu lintas menuju simpul-simpul transportasi utama. Perhatian khusus diberikan pada Pelabuhan Bakauheni sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, yang diprediksi kembali menjadi titik krusial pergerakan pemudik.
“Kita harus memastikan arus mudik dan balik berjalan aman, tertib, dan lancar. Antisipasi kepadatan harus dilakukan sejak dini, termasuk rekayasa lalu lintas dan kesiapan sarana prasarana,” tegas Dudy.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya mengapresiasi kesiapan seluruh pihak. Ia menekankan pentingnya menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Idulfitri di kampung halaman.
“Kita ingin mobilitas masyarakat berjalan lancar, aman, dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kebijakan yang pro-rakyat,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama lintas sektor, mengantisipasi potensi hambatan sejak dini, serta memastikan seluruh aspek teknis dan operasional siap sebelum puncak arus mudik.
Dengan kolaborasi yang solid, Lampung optimistis pelaksanaan mudik Lebaran 2026 akan berlangsung aman, nyaman, dan lancar, sekaligus menjaga reputasinya sebagai gerbang utama Pulau Sumatera. (*).






