JUMAT BAROKAH DI TUGU GAJAH
Bandarlampung – Semangat kepedulian sosial ditunjukkan Paguyuban Anggota DPRD Lampung periode 1999–2024 melalui kegiatan bakti sosial Jumat Barokah yang digelar di kawasan Bundaran Tugu Gajah, Kota Bandarlampung, Jumat (20/2/2026) pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota paguyuban membagikan 100 nasi kotak kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti pengemudi ojek online, pemulung, hingga petugas kebersihan yang melintas di sekitar lokasi.
Ketua Badan Pengabdian dan Sosial Masyarakat Paguyuban Anggota DPRD Lampung periode 1999–2024, Hj. Nurhasanah, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen sosial para mantan wakil rakyat terhadap masyarakat kecil.
“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat. Walaupun masa jabatan telah berakhir, pengabdian tidak pernah berhenti. Kegiatan Jumat Barokah ini adalah wujud kepedulian kami kepada saudara-saudara kita yang setiap hari bekerja keras di jalanan,” ujar Nurhasanah di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, lokasi pembagian di Bundaran Tugu Gajah dipilih karena menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat dengan mobilitas tinggi, sehingga bantuan dapat tepat sasaran.
“Kami menyasar ojol, pemulung, dan petugas kebersihan karena mereka adalah pejuang ekonomi keluarga. Semoga apa yang kami berikan hari ini bisa sedikit meringankan beban dan membawa keberkahan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pengabdian paguyuban.
“Kami ingin menjaga silaturahmi dan tetap berkontribusi untuk Lampung. Pengabdian kepada masyarakat adalah panggilan moral yang tidak mengenal batas waktu,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Para penerima bantuan tampak antusias dan mengapresiasi kepedulian para mantan legislator tersebut.
Dengan semangat kebersamaan, Paguyuban Anggota DPRD Lampung periode 1999–2024 berharap kegiatan sosial ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi dan gotong royong di Bumi Ruwa Jurai. (Cah).






