Sidak Pasar, Temukan Penyebab Jalan Rusak

KEMACETAN parah yang kerap terjadi di Jalan Pangeran Senopati, tepatnya di kawasan Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Lampung. Pasar tumpah yang memakan badan jalan, ditambah kondisi jalan berlubang serta genangan air saat hujan, menyebabkan arus lalu lintas tersendat hampir setiap hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah serta Anggota Komisi IV DPRD Wahrul Fauzi Silalahi meninjau langsung kondisi tersebut, Rabu sore (25/2) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Mirza menemukan bahwa persoalan utama di kawasan ini bukan hanya kerusakan jalan, tetapi juga sistem drainase dan gorong-gorong yang tidak berfungsi optimal akibat tertutup bangunan dan lapak pedagang.
“Jadi ini gotong-royongnya dicor, terus pedagang maju, jadi air nyari jalan sendiri. Kalau hujan selalu tergenang dan menyebabkan kemacetan sampai berkilo-kilometer. Tahun depan kita akan kembalikan fungsi gorong-gorong seperti semula di sepanjang jalan ini,” ujar Gubernur Mirza.

Menurut Mirza, penyempitan badan jalan akibat tertutupnya saluran drainase dan pemanfaatan ruang yang tidak semestinya menjadi penyebab utama terjadinya genangan air yang mempercepat kerusakan jalan sekaligus memperparah kemacetan.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan revitalisasi gorong-gorong dan sistem drainase sebagai solusi jangka menengah dan panjang untuk mengurai persoalan tersebut.

Gubernur juga mengimbau para pedagang dan pemilik kios di sekitar kawasan Pasar Jatimulyo agar mengembalikan fungsi gorong-gorong sesuai peruntukannya.

Upaya ini dinilai penting demi kepentingan bersama, agar sistem drainase kembali berfungsi optimal, mencegah banjir, menjaga kualitas jalan, serta memperlancar mobilitas masyarakat. (dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *