Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulhas Hadir di Rajabasa

Bantu Warga Terdampak Banjir dengan Hati dan Tali Asih

Banjir yang melanda Kelurahan Rajabasa Induk, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, belum lama ini, meninggalkan jejak duka sekaligus ujian bagi warga yang terdampak. Namun, di tengah kesulitan itu, hadirnya Ketua Fraksi PAN yang juga Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, membawa secercah harapan dan kepedulian nyata.

Kemarin, Kamis (12/3), Putri Zulhas, yang akrab disapa Putri, datang bersama suaminya, Zumi Zola, serta Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Firmansyah Y. Alfian. Kehadiran rombongan disambut hangat warga yang tengah berjuang menyingkirkan lumpur, membersihkan rumah, dan memulihkan kehidupan pascabanjir. Senyum tersungging, mata berkaca-kaca, dan sapaan hangat menjadi tanda bahwa kehadiran mereka membawa kelegaan tersendiri.

“Banjir ini memang berat, tapi kami ingin warga tahu mereka tidak sendiri. Kami hadir untuk berbagi dan menemani mereka di masa sulit ini,” ujar Putri Zulhas saat menyerahkan bantuan tali asih kepada keluarga korban banjir.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Putri juga menyempatkan diri bersilaturahmi dan bertakziah ke rumah orang tua Ananda Satria, salah satu korban meninggal dunia akibat banjir. Momen itu membuat suasana haru terasa kental. Putri menunduk, berbincang dengan keluarga korban, dan menyampaikan rasa empati serta doa tulus. “Ini bukan sekadar kunjungan formal. Kami datang dengan hati, untuk memberikan dukungan, penghiburan, dan kepedulian nyata,” katanya.

Salah seorang warga, Ibu Sari (42), meneteskan air mata saat menerima bantuan. “Kami merasa diperhatikan. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban, tapi juga memberi semangat untuk bangkit. Kehadiran Ibu Putri membuat kami merasa tidak sendirian,” ujarnya sambil tersenyum lelah namun penuh syukur.

Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Firmansyah Y. Alfian, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbol politik, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat. “Bersama Yayasan Alfian Husin, kami berkomitmen terus hadir membantu masyarakat di saat mereka membutuhkan. Solidaritas dan kepedulian adalah kunci untuk menghadapi musibah seperti ini,” jelasnya.

Putri menambahkan, musibah seperti banjir menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan, kepedulian, dan ketabahan. “Kita tidak bisa memilih datangnya musibah, tapi kita bisa memilih untuk bersama-sama menghadapi dan saling mendukung. Semangat kebersamaan dan kepedulian ini yang harus kita jaga,” ujarnya.

Di sela kegiatan, rombongan juga menyempatkan berbincang dengan para warga, mendengarkan cerita dan kesulitan mereka. Banyak kisah terselip tentang keluarga yang kehilangan tempat tinggal sementara, anak-anak yang terpaksa absen sekolah, dan para lansia yang membutuhkan perhatian ekstra. Putri mendengarkan dengan seksama, mencatat hal-hal penting untuk diteruskan ke program bantuan jangka panjang.

Banjir yang melanda Rajabasa Induk menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat dan pemerintah akan pentingnya kesiapsiagaan, solidaritas, dan empati. Firmansyah menutup kunjungan dengan harapan agar peristiwa ini memperkuat rasa kebersamaan. “Kita harus belajar dari musibah ini, memperkuat solidaritas, meningkatkan kewaspadaan, dan senantiasa hadir untuk mereka yang membutuhkan. Inilah esensi kemanusiaan yang sesungguhnya,” pungkasnya.

Dengan kehadiran Putri Zulhas dan rombongan, warga Rajabasa tidak hanya menerima bantuan materi, tetapi juga dorongan moral, penghiburan, dan pesan bahwa mereka tidak menghadapi musibah sendirian — sebuah sentuhan humanis yang meninggalkan kesan mendalam bagi setiap orang yang dilanda ujian alam tersebut. (cah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *