Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi atas kesiapan aparat keamanan dan seluruh instansi yang terlibat dalam pengamanan arus mudik. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci utama untuk memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan lancar.
“Kami ingin memastikan para pemudik yang melintas di Provinsi Lampung dapat merasa aman dan nyaman. Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI, Polri dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat koordinasi agar pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik berjalan maksimal,” ujar Gubernur saat meninjau pos pengamanan di Lampung Selatan, Senin (16/3).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kapolda Lampung Helfi Assegaf dan Pangdam II/Sriwijaya Kristomei Sianturi serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung.
Rombongan memulai kegiatan dari Mapolda Lampung sekitar pukul 16.00 WIB sebelum menuju sejumlah titik strategis jalur mudik di Lampung Selatan.
Lokasi pertama yang ditinjau yakni Pos Pengamanan Rest Area KM 49B di ruas Jalan Tol Trans-Sumatera. Di lokasi tersebut, rombongan memeriksa kesiapan personel, fasilitas pengamanan, serta layanan yang disediakan bagi para pemudik.
Selanjutnya rombongan bergerak menuju Pos Pengamanan Rest Area KM 20B untuk melihat kondisi pengamanan di jalur tol yang menjadi lintasan utama kendaraan menuju wilayah Lampung Selatan.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan pengecekan lapangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pos pengamanan maupun pos pelayanan benar-benar siap menghadapi peningkatan arus kendaraan.
“Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan personel dan fasilitas di pos pengamanan maupun pos pelayanan benar-benar siap melayani pemudik,” kata Kapolda.
Ia menegaskan Provinsi Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni sehingga pengamanan arus mudik harus dilakukan secara optimal.
“Pergerakan pemudik di Lampung cukup tinggi karena menjadi jalur utama menuju Sumatera. Karena itu pengamanan harus betul-betul optimal,” ujarnya.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pos Pelayanan Terpadu Bakauheni yang menjadi titik konsentrasi pemudik sebelum menyeberang ke Pulau Jawa. Di lokasi ini rombongan mengecek kesiapan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda juga mengingatkan seluruh petugas di lapangan untuk tetap siaga menghadapi potensi lonjakan kendaraan menjelang puncak arus mudik.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut menyerahkan paket sembako kepada personel yang bertugas di pos pengamanan sebagai bentuk dukungan kepada anggota yang menjalankan tugas selama operasi pengamanan mudik Lebaran.
Sementara itu, pihak PT ASDP Indonesia Ferry menyatakan telah menyiapkan sejumlah armada kapal serta sistem pelayanan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan menjelang puncak arus mudik Lebaran tahun ini.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Provinsi Lampung berharap proses penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni dapat berjalan tertib, aman, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak merayakan Idulfitri di kampung halaman. (DBS).






