MEGAWATI KELUARKAN INSTRUKSI NASIONAL

Kader PDIP Diminta Siaga Hadapi Krisis Global, Perkuat Pangan dan Jaring Sosial

Bandarlampung — Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi dampak krisis global yang dinilai mulai menekan kondisi ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Instruksi bernomor 976/IN/DPP/I/2026 tertanggal 25 Maret 2026 itu ditujukan kepada jajaran DPD dan DPC, anggota legislatif dari tingkat pusat hingga daerah, serta kepala daerah dan wakil kepala daerah dari kader partai. Dalam dokumen tersebut, DPP menegaskan pentingnya langkah cepat, terukur, dan berpihak pada rakyat di tengah dinamika politik internasional dan tekanan ekonomi.

Dalam arahannya, Megawati menekankan penguatan koordinasi dan konsolidasi antar unsur “Tiga Pilar” partai sebagai garda terdepan menghadapi situasi krisis. Selain itu, kader diminta menggerakkan semangat gotong royong di tengah masyarakat guna menjaga ketahanan nasional, khususnya pada sektor ekonomi dan pemenuhan kebutuhan pangan.

“Seluruh kader harus hadir di tengah rakyat, memastikan kebutuhan pokok terpenuhi, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan, ibu rumah tangga, dan masyarakat terdampak,” demikian penegasan dalam instruksi tersebut.

Tak hanya itu, DPP juga menginstruksikan pemerintah daerah yang dipimpin kader partai untuk melakukan penghematan dan efisiensi anggaran dengan menunda program yang tidak mendesak. Anggaran diarahkan pada program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk penguatan jaring pengaman sosial.

Dalam sektor pangan, instruksi tersebut menekankan pentingnya memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan di daerah. Kader didorong menggerakkan masyarakat untuk menanam sedikitnya 10 jenis tanaman pangan alternatif seperti jagung, singkong, ubi jalar, sagu, hingga sorgum dan porang sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan.

Langkah ini dinilai sebagai respons politik dan kebijakan terhadap potensi guncangan ekonomi global yang dapat berdampak langsung pada stabilitas nasional. Dengan instruksi ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menegaskan posisinya untuk tetap berpihak pada rakyat di tengah ancaman krisis yang kian nyata. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *