Alumni SMA Fransiskus Mantap Pilih Desain Interior Darmajaya, Siap Jadi Arsitek Ruang Inspiratif
Bandarlampung — Kreativitas dan minat yang kuat terhadap dunia tata ruang mengantarkan Cherish Davelyne Setiawan, lulusan SMA Fransiskus Bandar Lampung, memilih Program Studi Desain Interior Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya sebagai langkah awal meraih cita-citanya di industri kreatif.
Keputusan tersebut diambil karena Cherish melihat desain interior bukan hanya soal estetika, melainkan bagaimana menghadirkan ruang yang nyaman, fungsional, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi penggunanya. Keinginan untuk mendalami ilmu penataan ruang secara profesional menjadi alasan utama dirinya melanjutkan pendidikan di program studi yang pertama dan terdepan di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) tersebut.
“Saya memilih Prodi Desain Interior karena saya tertarik dengan dunia desain dan ingin belajar lebih dalam tentang penataan ruang,” ujar Cherish saat diwawancarai, Selasa (2/6/2026).
Selain program studi yang sesuai dengan minatnya, Cherish menilai IIB Darmajaya memiliki lingkungan akademik yang mendukung pengembangan kreativitas mahasiswa. Fasilitas kampus yang lengkap serta berbagai program pengembangan diri menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pilihan.
“Saya memilih Darmajaya karena kampusnya nyaman, fasilitasnya baik, dan mendukung mahasiswa untuk berkembang,” tambahnya.
Pilihan Cherish mencerminkan meningkatnya minat generasi muda terhadap sektor industri kreatif yang kini menjadi salah satu bidang dengan prospek menjanjikan. Kebutuhan akan tenaga profesional di bidang desain interior terus tumbuh seiring perkembangan pembangunan, bisnis properti, hingga industri hospitality yang membutuhkan konsep ruang yang inovatif dan berkarakter.
Melalui pendidikan di Program Studi Desain Interior IIB Darmajaya, Cherish berharap dapat memperluas wawasan, mengasah kemampuan desain, serta menghasilkan karya-karya yang tidak hanya bernilai estetis tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat dan tekad yang kuat, alumnus SMA Fransiskus Bandar Lampung itu optimistis dapat mewujudkan impiannya menjadi desainer interior profesional yang mampu menghadirkan ruang-ruang inspiratif dan berdaya guna di masa depan.
“Desain bukan sekadar mempercantik ruang, tetapi menciptakan kenyamanan dan pengalaman bagi setiap orang yang menggunakannya. Itulah yang ingin saya pelajari dan kembangkan di Darmajaya,” tutup Cherish. (*)






