PKS Lampung Gembleng Kader Lewat Kemah Bela Negara

Al Muzzammil: Kader Harus Jadi Solusi di Tengah Masyarakat

BANDAR LAMPUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Lampung menggelar Kemah Bela Negara (Kembara) sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan semangat pengabdian kader. Kegiatan yang berlangsung 26–28 Juni 2026 itu dipusatkan di Wira Garden, Telukbetung Barat, dan dibuka di Aula DPW PKS Lampung, Jumat (26/6).

Pembukaan Kembara dihadiri Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf yang menegaskan pentingnya kader memahami nilai-nilai perjuangan partai dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui kedisiplinan, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap kader memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Ibarat taman dengan ribuan bunga, keberagaman itu adalah kekuatan yang harus saling melengkapi untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Al Muzzammil.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS juga menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp60 juta bagi masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang akhir 2025. Bantuan yang berasal dari masyarakat Lampung itu diserahkan secara daring kepada DPW PKS Aceh sebagai bentuk solidaritas antardaerah.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Lampung Ade Utami Ibnu mengajak seluruh kader memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa di seluruh Lampung. Menurutnya, kader PKS harus hadir sebagai pelayan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Kehadiran kader tidak hanya untuk membesarkan organisasi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui pelayanan, pemberdayaan, dan kegiatan sosial yang dirasakan masyarakat,” katanya.

Selama pelaksanaan Kembara, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, bela negara, dan wawasan kebangsaan dari sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPP PKS Taufik Jayadi serta Wakil Direktur Binmas Polda Lampung AKBP Abdurrahman Napitupulu.

Melalui kegiatan ini, PKS Lampung menargetkan lahir kader-kader yang tangguh, memiliki jiwa kepemimpinan, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjadi pelopor dalam membangun persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *