3.375 MAHASISWA BARU POLINELA DIBEKALI WAWASAN KEBANGSAAN
BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 3.375 mahasiswa baru Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mendapat suntikan wawasan kebangsaan dari Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Gedung Serba Guna Polinela, Rabu (12/8/2026).
Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Pangdam XXI/RI menegaskan bahwa bela negara bukanlah beban yang harus dipikul generasi muda. Sebaliknya, bela negara merupakan investasi strategis bagi masa depan pribadi, bangsa, dan negara.
«“Bela negara bukan beban. Bela negara adalah investasi terbaik untuk dirimu dan bangsamu,” tegas Pangdam.»
Pesan tersebut menjadi inti pembekalan Pangdam kepada ribuan mahasiswa baru Polinela yang tengah memasuki fase baru dalam perjalanan pendidikan mereka.
GENERASI MUDA PUNYA PERAN STRATEGIS
Menurut Pangdam, mahasiswa sebagai generasi muda memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan.
Bela negara, kata dia, tidak selalu diwujudkan melalui aktivitas yang bersifat militer. Di era modern, kontribusi generasi muda dapat dilakukan melalui keahlian, inovasi, kewirausahaan, kepemimpinan, hingga kemampuan menjaga ruang digital.
Karena itu, Pangdam mendorong mahasiswa Polinela menjadi generasi produktif sesuai kompetensi masing-masing.
Mahasiswa dapat mengambil peran sebagai wirausahawan digital, ilmuwan dan inovator, pemimpin berintegritas, maupun guardian digital yang mampu menjaga ruang informasi dari hoaks, disinformasi, dan narasi negatif.
“BELA NEGARA ZAMAN NOW”
Pangdam juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah menerima dan menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Kebiasaan memeriksa fakta, berpikir kritis, serta menyebarkan informasi yang membangun dinilai menjadi bagian penting dari bela negara di era digital.
Mahasiswa juga diajak untuk ikut mengangkat citra positif Lampung melalui karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
«“Memastikan apa yang kamu bagi, percayai, dan perjuangkan untuk Indonesia lebih baik, itulah bela negara zaman now,” pesan Pangdam.»
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa ruang digital merupakan salah satu medan baru bagi generasi muda untuk menunjukkan kecintaan terhadap bangsa.
BEKAL MENUJU INDONESIA EMAS 2045
Pembekalan wawasan kebangsaan dalam PKKMB 2026 diharapkan menjadi fondasi awal bagi mahasiswa baru Polinela untuk tumbuh menjadi generasi yang kompeten, berintegritas, adaptif, dan bertanggung jawab.
Pangdam berharap mahasiswa tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, bangsa, dan negara.
Dengan kemampuan akademik dan keterampilan yang dimiliki, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Lampung dan Indonesia.
Generasi muda yang kompeten, berkarakter, melek digital, dan memiliki semangat kebangsaan menjadi salah satu kekuatan penting menuju Indonesia Emas 2045.
DIHADIRI JAJARAN KODAM DAN POLINELA
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asintel Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Erwin Agung T.W.A., S.T., M.Tr.(Han), Kapendam XXI/Radin Inten Letkol Inf Ranoviandy Chairul, S.Sos., M.M., M.Han., Pabandya Penggalangan Sinteldam XXI/RI Letkol Kav. M. Hakim, Pabandya Bakti Sterdam XXI/RI Letkol Inf Simon Pasaribu, serta Pabanda Komsos Kodam XXI/RI Mayor Inf Ahmad Sunarya.
Dari jajaran Politeknik Negeri Lampung hadir Direktur Politeknik Negeri Lampung Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., beserta para wakil direktur bidang akademik, keuangan dan umum, kemahasiswaan, serta kerja sama.
Pesan Pangdam menjadi pengingat bagi 3.375 mahasiswa baru: pendidikan tinggi bukan hanya jalan meraih gelar, tetapi juga ruang untuk menyiapkan generasi yang mampu berkarya dan menjadi bagian dari kekuatan bangsa. (*).






