179 Anggota Polri Aktif TMS, 66 Purnawirawan Masuk Daftar Pemilih
Bandarlampung — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung memperkuat sinergi kelembagaan dengan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung guna memastikan akurasi dan validitas data pemilih. Penguatan koordinasi tersebut mengemuka dalam audiensi KPU Provinsi Lampung bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Selasa (13/1/2026), di ruang kerja Kapolda Lampung.
Audiensi dipimpin langsung Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami, didampingi jajaran komisioner dan sekretariat KPU Provinsi Lampung. Pertemuan ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus langkah strategis mendukung pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), khususnya terkait sinkronisasi data pemilih dari unsur kepolisian.
Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami menegaskan, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci untuk menjaga kualitas demokrasi melalui data pemilih yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“KPU membutuhkan dukungan data yang valid dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polda Lampung. Dengan sinergi ini, pemutakhiran data pemilih dapat berjalan lebih akurat, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Erwan Bustami.
Dalam audiensi tersebut, terungkap data bahwa 179 pemilih dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena masih berstatus sebagai anggota Polri aktif. Sementara itu, terdapat 66 pemilih baru yang berasal dari personel Polri dan TNI yang telah memasuki masa pensiun dan memenuhi syarat sebagai pemilih.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyambut baik langkah koordinatif KPU Provinsi Lampung dan menegaskan komitmen Polda Lampung dalam mendukung agenda kepemiluan.
“Polda Lampung siap mendukung KPU dalam penyediaan dan pemutakhiran data yang dibutuhkan, agar hak pilih warga negara terlindungi dan proses demokrasi berjalan dengan baik,” kata Irjen Pol Helfi Assegaf.
Ia menambahkan, koordinasi yang solid antara KPU dan kepolisian menjadi fondasi penting untuk menjaga integritas penyelenggaraan pemilu serta memastikan setiap tahapan berjalan tertib dan sesuai aturan.
Melalui audiensi ini, KPU Provinsi Lampung berharap kerja sama dengan Polda Lampung semakin intensif, sehingga proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dapat menghasilkan daftar pemilih yang akurat, akuntabel, dan kredibel demi suksesnya agenda demokrasi di Lampung. (*).






