Pesawaran — Komitmen peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi terus diwujudkan pemerintah. Anggota DPR RI Fraksi PAN, Putri Zulkifli Hasan, menyerahkan bantuan perangkat teknologi informasi kepada Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Daarussa Adah, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat (16/1/2026).
Bantuan tersebut berupa 30 unit komputer, 15 unit UPS, 2 unit printer, 1 unit proyektor, dan 3 unit laptop dengan total nilai mencapai Rp250 juta. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Putri Zulkifli Hasan di halaman Ponpes Daarussa Adah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembelajaran berbasis digital di lingkungan pesantren.
Putri Zulkifli Hasan mengatakan, Yayasan Ponpes Daarussa Adah patut bersyukur karena menjadi salah satu lembaga pendidikan yang menerima bantuan perangkat teknologi tersebut.
“Kita patut berbangga, karena Ponpes Daarussa Adah ini menjadi salah satu proyek penerima bantuan komputer. Di era digital yang perputaran teknologinya begitu cepat, kita ingin para santri tidak kalah bersaing dengan lulusan sekolah swasta maupun sekolah internasional,” ujar anggota Komisi XII DPR RI itu.
Ia menegaskan, santri tidak hanya dituntut memiliki karakter dan akhlak yang baik, tetapi juga kreativitas, inovasi, serta keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Oleh karena itu saya meminta para ustaz dan ustazah untuk benar-benar membekali santri dengan soft skill di bidang teknologi. Kemampuan dasar seperti Microsoft Office, Excel, dan PowerPoint itu sudah menjadi modal awal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” tegasnya.
Putri juga berharap Ponpes Daarussa Adah dapat menjadi contoh pesantren di Kecamatan Gedong Tataan yang mampu melahirkan santri dengan kemampuan literasi digital yang baik, sekaligus memiliki kecakapan dalam memilah dan memilih informasi di era digital.
“Insyaallah kalian akan menjadi putra-putri yang sukses dan membanggakan kedua orang tua,” pesannya kepada para santri.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Ponpes Daarussa Adah, Guston H. Maulana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih. Bantuan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di tengah keterbatasan yang ada,” ujarnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan peninjauan ruang laboratorium komputer yang akan digunakan untuk mengoperasikan seluruh perangkat bantuan. (*).






