BOEMKRAF PKS Lampung Konsolidasikan Kekuatan, Dorong Gerakan Ekonomi Masyarakat

Bandarlampung – Bidang Badan Otonom Ekonomi dan Kewirausahaan (BOEMKRAF) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung menggelar konsolidasi DPD-DPD BOEMKRAF serta bidang terkait di tingkat DPW guna memperkuat Program Unggulan Gerakan Ekonomi Masyarakat (GEMA). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPW PKS Lampung, Senin (26/1/2026).

Konsolidasi ini dihadiri Ketua DPW PKS Lampung H. Ade Utami Ibnu, S.E., Ketua BOEMKRAF DPP PKS H. Acep Lulu Iddin, M.M., Ketua BOEMKRAF DPW PKS Lampung Redi Patolah, S.Pd., M.M., jajaran pimpinan DPW, para ketua bidang Program Unggulan GEMA, Ketua BOEMKRAF DPD PKS se-Lampung, serta pengurus BOEMKRAF dari seluruh kabupaten dan kota.

Ketua BOEMKRAF DPW PKS Lampung, Redi Patolah, menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dan menguatkan peran BOEMKRAF sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi anggota dan masyarakat.

“BOEMKRAF harus hadir sebagai solusi nyata. Tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mendekatkan pendampingan ekonomi kepada anggota, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Redi.

Ia menyampaikan, BOEMKRAF PKS Lampung saat ini telah mengembangkan sejumlah program konkret, di antaranya Member Bisnis Akademi (MBA) sebagai wadah pembentukan mindset dan kapasitas kewirausahaan kader, serta Business Owner Program (BOP) yang diarahkan untuk melahirkan dan memperkuat pelaku usaha kader berbasis potensi lokal. Program-program tersebut ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua BOEMKRAF DPP PKS H. Acep Lulu Iddin menekankan bahwa tantangan sosial-ekonomi saat ini menuntut peran aktif dan solutif dari seluruh struktur BOEMKRAF.

“Kondisi hari ini menuntut kita menjadi problem solving di tengah masyarakat. BOEMKRAF harus mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPW PKS Lampung H. Ade Utami Ibnu menyatakan bahwa program peningkatan ekonomi masyarakat harus ditempatkan sebagai program prioritas yang bersifat mendesak.

“Program peningkatan ekonomi masyarakat ini kami anggap sebagai program darurat. Karena persoalan ekonomi hari ini menjadi akar dari banyak persoalan lain, mulai dari kehancuran keluarga, kriminalitas, hingga persoalan sosial yang lebih serius,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi yang dapat langsung dieksekusi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“PKS harus menjadi inovator. Kita butuh inovasi yang bisa langsung dijalankan dan berdampak. Program harus mampu menciptakan masyarakat yang berdiri di kaki sendiri, berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri,” tambahnya.

Melalui konsolidasi ini, BOEMKRAF PKS Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai penggerak ekonomi umat dan masyarakat, dengan mengoptimalkan program-program GEMA agar manfaatnya semakin dirasakan secara luas di Provinsi Lampung. (*).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *