Jembatan Garuda Dibangun, Wagub Jihan: Infrastruktur Krusial, Solusi Konektivitas Warga Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR — Harapan panjang warga akhirnya mulai terwujud. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap III dan IV resmi dimulai ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Desa Kalipasir, Kecamatan Bungur, Rabu (1/4/2026).

Proyek yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini menjadi solusi konkret atas keterbatasan akses masyarakat yang selama ini bergantung pada transportasi perahu untuk mobilitas sehari-hari.

“Jembatan ini sangat krusial. Jika jalan masih bisa dilalui meski rusak, tetapi tanpa jembatan konektivitas benar-benar terputus,” tegas Jihan dalam sambutannya.

Didampingi Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, jajaran TNI, serta unsur Forkopimda, pembangunan tahap lanjutan ini menandai dimulainya percepatan infrastruktur di wilayah tersebut.

Jihan mengakui, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan dalam pembangunan infrastruktur. Namun, melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, proyek ini akhirnya dapat direalisasikan sebagai bagian dari program nasional dengan dukungan aktif TNI.

“Ini bentuk nyata sinergi pusat, daerah, dan TNI. Kolaborasi seperti ini penting agar pembangunan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Jembatan di Kalipasir memiliki bentang yang lebih panjang dibandingkan jembatan serupa di Lampung, sehingga membutuhkan perencanaan matang dan kerja sama lintas sektor. Meski demikian, pemerintah optimistis proyek ini dapat rampung tepat waktu.

Keberadaan jembatan ini diyakini akan menjadi pengungkit aktivitas ekonomi warga, mulai dari pelajar yang bersekolah, petani yang mengangkut hasil panen, hingga pedagang yang menggantungkan mobilitas pada akses penghubung.

“Jembatan ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat. Mari kita jaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang,” imbau Jihan.

Antusiasme warga Desa Kalipasir pun terlihat saat ground breaking berlangsung. Setelah puluhan tahun menanti, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi titik balik peningkatan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lampung Timur. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *