Pembangunan GOR Pengganti Saburai Dipastikan Tetap Berjalan

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan pembangunan GOR pengganti Gedung Olahraga (GOR) Saburai yang kini telah beralih fungsi menjadi Masjid Raya Al-Bakrie tetap terus berjalan dan dipusatkan di kawasan PKOR Way Halim.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, merespons sorotan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Lampung) terkait belum optimalnya progres pembangunan fasilitas olahraga pengganti GOR Saburai di Enggal.

“Pembangunan pengganti itu sudah berjalan, setiap tahun dianggarkan dan sudah dilaksanakan di PKOR. Namun, dengan kondisi fiskal yang terbatas, pembangunannya tidak bisa dilakukan secara cepat, sehingga dilakukan bertahap,” ujar Marindo, Sabtu (2/5).

Ia menjelaskan, keterbatasan fiskal daerah membuat pemerintah harus memprioritaskan belanja wajib atau mandatory spending, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat.

Meski demikian, Pemprov Lampung memastikan pembangunan GOR pengganti tetap menjadi prioritas dan akan diselesaikan secara bertahap agar dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai fasilitas olahraga yang representatif.

“Kita tentu ingin segera selesai. Tapi dengan keterbatasan dukungan finansial, pembangunan dilakukan bertahap. Insya Allah ini tetap menjadi perhatian kita bersama,” tambahnya.

Marindo juga menyinggung faktor eksternal seperti dinamika geopolitik yang turut memengaruhi kebijakan fiskal daerah, sehingga pemerintah perlu berhati-hati dalam menentukan prioritas anggaran.

Sebelumnya, pada 20 Februari 2023, Gubernur Lampung saat itu, Arinal Djunaidi, bersama perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga telah melakukan groundbreaking pembangunan GOR pengganti di PKOR Way Halim.

GOR tersebut direncanakan memiliki kapasitas sekitar 1.500 penonton dengan fasilitas lapangan serbaguna, ruang pemain, ruang ofisial, ruang rapat, ruang loker, serta sarana pendukung lainnya. Proyek ini juga menjadi bagian dari rencana penguatan sport center Lampung dalam rangka menghadapi agenda olahraga nasional seperti Porwanas, Pornas 2027, hingga PON 2028 dan PON XXIII 2032. (dbs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *