PKS Siapkan Gelombang Pengusaha Baru, Dorong Kebangkitan Ekonomi Masyarakat
BANDAR LAMPUNG — Lampung resmi menjadi daerah percontohan nasional pelaksanaan Member Bisnis Akademi (MBA), program pengembangan kewirausahaan yang digagas Tim Boemkraf (Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif) DPW PKS Lampung. Program ini diproyeksikan menjadi wadah lahirnya pengusaha-pengusaha baru sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha yang telah berjalan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari akar rumput.
Peluncuran MBA yang digelar Sabtu (6/6/2026) menghadirkan sejumlah pengusaha nasional sebagai mentor dan inspirator. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pelatihan bisnis, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan, jejaring usaha, dan pendampingan berkelanjutan bagi para peserta.
Ketua Bidang Boemkraf DPW PKS Lampung, Redi Patolah, menegaskan bahwa MBA lahir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang memiliki potensi usaha namun belum memperoleh akses pembinaan yang memadai.
> “Kami ingin menghadirkan gerakan yang tidak berhenti pada seminar atau pelatihan sesaat. MBA dirancang sebagai ruang belajar, bertumbuh, dan berjejaring bagi para pelaku usaha. Ketika satu pengusaha tumbuh, manfaatnya tidak hanya dirasakan dirinya sendiri, tetapi juga keluarga, karyawan, dan masyarakat di sekitarnya. Karena itu kami ingin terus menggelorakan semangat kewirausahaan di tengah masyarakat,” ujar Redi.
Menurutnya, semakin banyak pelaku usaha yang lahir, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja baru dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Karena itu, MBA diharapkan menjadi gerakan ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Ketua DPW PKS Lampung, Ade Utami Ibnu, memberikan apresiasi atas inisiatif Boemkraf yang dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Ia menekankan bahwa penguatan ekonomi merupakan langkah konkret untuk mengatasi berbagai persoalan sosial yang masih membelit masyarakat.
> “Kalau kemiskinan berwujud manusia, saya akan membunuhnya. Namun karena kemiskinan tidak terlihat, maka yang harus kita lawan adalah penyebabnya. Kita masih melihat banyak keluarga yang kehidupannya dihantui persoalan ekonomi, pendapatan yang belum mencukupi, hingga masyarakat yang terjerat utang karena kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Karena itu kita punya spirit yang sama untuk terus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” tegas Ade.
MBA menghadirkan sejumlah pengusaha sukses nasional sebagai narasumber, di antaranya Diah Maharani, pendiri Chobuci Group yang sukses mengembangkan bisnis kuliner dan produk kreatif berbasis pemberdayaan masyarakat. Hadir pula Rahmat Adhi Pratomo yang membagikan pengalaman membangun usaha dari skala kecil hingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas, serta Jaya Siyono, pengusaha nasional di sektor bakery yang dikenal aktif menginspirasi pelaku UMKM di berbagai daerah.
Para peserta mendapatkan materi mengenai strategi membangun usaha, pengelolaan bisnis yang berkelanjutan, penguatan jaringan pemasaran, hingga pengembangan mental kewirausahaan sebagai fondasi utama menghadapi tantangan dunia usaha.
Melalui program percontohan nasional ini, Boemkraf DPW PKS Lampung berharap lahir semakin banyak pengusaha yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menciptakan manfaat sosial bagi masyarakat. Pertumbuhan usaha yang sehat diyakini akan melahirkan lapangan pekerjaan baru, memperkuat ekonomi keluarga, serta menjadi penggerak pembangunan daerah.
Dengan semangat kolaborasi, pemberdayaan, dan kemandirian ekonomi, MBA Lampung diharapkan menjadi model pengembangan kewirausahaan yang dapat direplikasi di berbagai daerah, sekaligus menjadi motor kebangkitan ekonomi umat dari Lampung untuk Indonesia. (*)






