DPP Tetapkan Ketua DPC di 15 Kabupaten/Kota, Konsolidasi Mesin Partai Resmi Dimulai
Bandar Lampung – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan jajaran Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB definitif di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan yang diumumkan secara virtual melalui Zoom, Kamis (11/6/2026), menjadi titik awal konsolidasi besar partai dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput.
Keputusan tersebut merupakan hasil rangkaian proses panjang yang dimulai dari penjaringan, penyaringan, hingga Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilaksanakan berdasarkan mandat langsung DPP PKB.
Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, mengatakan penetapan kepengurusan definitif dilakukan secara objektif dan berjenjang untuk memastikan lahirnya kepemimpinan yang mampu memperkuat organisasi serta meningkatkan kinerja politik partai di daerah.
“Penetapan ini merupakan hasil dari proses yang panjang dan terukur. Para ketua DPC yang ditetapkan memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan kerja-kerja politik PKB di tengah masyarakat,” ujar Chusnunia.
Mantan Wakil Gubernur Lampung yang akrab disapa Nunik itu menegaskan, para ketua DPC yang telah memperoleh mandat selanjutnya bertugas menyusun kepengurusan lengkap bersama tim formatur dengan supervisi langsung dari DPP PKB.
Menurutnya, keputusan DPP tersebut bersifat final dan akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) resmi yang menjadi dasar legalitas kepengurusan di seluruh daerah.
Penetapan ketua DPC definitif dinilai menjadi langkah strategis PKB dalam memperkuat mesin partai menghadapi berbagai agenda politik nasional maupun daerah dalam lima tahun mendatang.
Dari hasil penetapan tersebut, sejumlah kader dipercaya memimpin DPC PKB di wilayah masing-masing, di antaranya Zam Zanariah (Bandar Lampung), Aliful Ma’rifah (Lampung Selatan), Devita Sahara (Pesawaran), Hermawan (Pringsewu), Wahid Asngari (Metro), Uswatun Hasanah (Lampung Tengah), Gunardi (Lampung Timur), Ja’far Sodiq (Lampung Barat), Riza Pahlevi (Pesisir Barat), Irwandi Suralaga (Tanggamus), Sairul Sidiq (Way Kanan), Fatikhatul Khoiriyah (Lampung Utara), Rudihartana (Tulang Bawang), M. Taufik Hidayat (Tulang Bawang Barat), dan Ervin Nurmasita (Mesuji).
Salah satu ketua DPC yang baru ditetapkan, Fatikhatul Khoiriyah, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan DPP PKB untuk memimpin DPC PKB Lampung Utara periode 2026–2031.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengucapkan terima kasih kepada DPP PKB, DPW PKB Lampung, serta seluruh kader yang telah memberikan kepercayaan,” ujarnya.
Fatikhatul menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah dan memastikan PKB semakin dekat dengan masyarakat.
“Ke depan, kami akan fokus melakukan konsolidasi hingga tingkat bawah, memperkuat soliditas kader, dan memastikan PKB hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Utara,” katanya.
Ia menilai penetapan kepengurusan definitif merupakan momentum penting untuk membangun organisasi yang lebih modern, solid, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.
“Kami ingin PKB Lampung Utara menjadi rumah besar bagi seluruh kader dan masyarakat. Semangat kebersamaan, pengabdian, dan kerja nyata akan menjadi fondasi utama dalam membesarkan partai,” tegas Fatikhatul.
DPW PKB Lampung memastikan proses penataan organisasi akan terus berlanjut hingga seluruh kepengurusan definitif memperoleh SK resmi dari DPP PKB. Dengan terbentuknya kepemimpinan baru di seluruh kabupaten/kota, PKB Lampung menargetkan penguatan basis kader dan peningkatan elektabilitas partai menuju kontestasi politik mendatang. (*).






