Basarnas Tambah Personel dan Perluas Radius Penyisiran di Perairan Pulau Kelagian, Nelayan Diminta Ikut Membantu Pemantauan
BANDAR LAMPUNG – Harapan menemukan Radit Setiawan (18), anak buah kapal (ABK) yang terjatuh di perairan sekitar Pulau Kelagian, Kabupaten Pesawaran, masih terus dijaga. Memasuki hari kelima operasi pencarian, Kamis (30/7), Tim SAR Gabungan memperluas area penyisiran dengan menambah kekuatan personel serta mengoptimalkan pencarian melalui jalur laut.
Sejak korban dilaporkan hilang, Basarnas Lampung bersama unsur TNI, Polri, nelayan, dan masyarakat terus melakukan pencarian di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya korban. Namun hingga hari keempat operasi, Rabu (29/7), korban belum berhasil ditemukan.
Dantim Rescuer Basarnas Lampung, Santosa, mengatakan perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pergerakan arus laut dan kondisi lapangan.
“Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran serta menambah kekuatan personel di lapangan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Pada operasi sebelumnya, tim menyisir kawasan pesisir Pulau Langga Lunik, Pulau Langga Balak, hingga Pulau Tanjung Putus menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 serta tujuh perahu nelayan. Radius pencarian diperluas hingga sekitar 20 mil laut, namun belum membuahkan hasil.
Memasuki hari keempat, Basarnas Lampung menambah enam personel rescue untuk memperkuat operasi. Di tengah pencarian, RIB 03 juga sempat melakukan pengisian bahan bakar di Pelabuhan Panjang sebelum kembali bergabung dalam operasi.
Santosa juga mengajak seluruh nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi agar ikut berperan aktif membantu proses pencarian.
“Kami mengimbau para nelayan apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban agar segera melapor kepada Tim SAR atau menghubungi Basarnas Lampung melalui layanan darurat sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue KN SAR Basudewa, Basarnas Lampung, Lanal Lampung, Mabes Polairud, Direktorat Polairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Pesawaran, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Selama operasi berlangsung, cuaca di perairan Pulau Kelagian relatif mendukung dengan kondisi berawan dan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1 meter. Meski demikian, tim masih menghadapi kendala berupa jaringan komunikasi GSM yang kurang stabil di lokasi pencarian.
Hari kelima operasi menjadi fase penting bagi Tim SAR Gabungan dengan strategi memperluas area penyisiran berdasarkan analisis arah arus laut, sembari berharap korban segera ditemukan dan dapat diserahkan kepada pihak keluarga. (*)






