Perkuat Politik Pelayanan, Sahabat PKS Disiapkan Jangkau Seluruh Lampung
Bandar Lampung – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung mulai membangun gerakan relawan berbasis pelayanan masyarakat dengan menargetkan terbentuknya 56 ribu relawan Sahabat PKS yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Langkah tersebut diawali melalui Training Orientasi Partai (TOP) yang digelar Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) Wilayah Lampung di Aula Kantor DPW PKS Lampung, Sabtu (1/8). Sebanyak 100 peserta dari berbagai daerah mengikuti pelatihan perdana tersebut sebagai cikal bakal pengembangan jaringan relawan.
Kegiatan itu turut dihadiri Presiden PKS, Muzzammil Yusuf, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan gerakan relawan dan konsolidasi pelayanan kepada masyarakat.
Sekretaris DPW PKS Lampung sekaligus Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Muhammad Suhada, mengatakan kekuatan partai tidak semata diukur dari jumlah kader maupun kursi legislatif, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat mengenal PKS melalui kerja nyata. Relawan adalah ujung tombak pelayanan yang akan hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, membantu mencarikan solusi, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan berbagai program yang membawa manfaat. Ketika kebermanfaatan dirasakan, kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Suhada.
Menurutnya, gerakan relawan menjadi bagian dari upaya membangun budaya politik yang berorientasi pada pelayanan, kepedulian, serta penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) Wilayah Lampung, Ringga Oktabara, menjelaskan pelatihan tersebut dirancang untuk membekali relawan dengan pemahaman mengenai visi, misi, nilai, dan budaya PKS, sekaligus membentuk karakter relawan yang berintegritas, disiplin, militan, dan memiliki semangat melayani.
Selain itu, relawan juga dipersiapkan menjadi penyambung aspirasi masyarakat serta penghubung komunikasi antara warga dengan PKS agar berbagai persoalan dapat ditindaklanjuti secara lebih cepat.
“Relawan bukan sekadar pendukung organisasi. Kami ingin mereka menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Setelah mengikuti TOP, seluruh peserta akan bergabung dalam wadah Sahabat PKS untuk bergerak bersama melayani masyarakat, melakukan advokasi sesuai kebutuhan warga, serta menjadi inspirasi gerakan kebaikan,” kata Ringga.
DPW PKS Lampung menilai pembangunan jaringan relawan merupakan investasi sosial jangka panjang. Kehadiran puluhan ribu relawan diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Melalui gerakan Sahabat PKS, partai tersebut menegaskan bahwa orientasi yang ingin dibangun bukan hanya kemenangan politik, tetapi juga kemenangan dalam menghadirkan pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat sebagai fondasi kolaborasi membangun Lampung yang lebih baik. (*)






