Apriliati: Anggaran Penanganan Covid-19 Perlu Digambarkan Secara Transparan

Bandarlampung – Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Apriliati menyatakan setuju atas wacana Pemprov Lampung yang menyiapkan anggaran Rp.246 miliar untuk penanganan virus corona (Covid-19). Namun, Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini meminta anggaran tersebut dapat digambarkan secara transparan terkait alokasi penggunaannya.

“Hal ini agar skema penanganan yang komprehensip dan masif terukur dalam penggunaan anggarannya,” ujarnya, Rabu (1/4).

Anggota Komisi V DPRD Lampung ini berharap, dana tersebut dominan untuk pengadaan alat pelindung diri atau APD bagi para tenaga medis yang berada di garda depan penanganan Covid-19.

“Kemudian juga mempersiapkan ruang isolasi alternatip tambahan apa bila pemudik masuk ke Lampung menjelang puasa dan hari raya,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga berharap kiranya tidak terulang lagi kasus pemakaman pasien 02 yang meninggal kemarin yang sempat 3 kali penolakan warga.

Oleh karena itu, lanjut dia, selayaknya ada koordinasi antara pemprov dengan pemerintah kabupaten/kota.

Menurutnya, urusan kesehatan yang menjadi masalah nasional dan khusus masalah daerah tidak boleh lambat. “Ini termaauk force majore harus ada trobosan penggunaan anggaran jangan terlalu prosedur administratip. Apalagi pemerintah pusat melegalkan realokasi APBD menunda lroyek lroyek pisik yang tidak terlalu mendesak,” paparnya.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat selaku anggota DPRD yang merupakan refresentasi perwakilan masyarakat menyetujui anggaran tersebut asal benar – benar tepat sasaran. “Dan sekali lagi ini untuk kepentingan rakyat dalam rangka melawan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Diketahui, Pemprov Lampung menyiapkan anggaran sebesar Rp246 miliar untuk menangani wabah virus corona atau Covid-19 di Lampung. Dana itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung dan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal itu diungkapkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat menggelar konfrensi pers di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/4).

”Jadi dengan melihat jumlah masyarakat Lampung 9 juta jiwa, Pemprov Lampung menyiapkan dana khusus yang dialokasikan dari APBD Lampung sebesar Rp135 miliar dan APBN Rp111 miliar,” terangnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *