Pilkada Lamteng Eksistensi Partai Loekman Vs Musa

Lamteng – Siapa pemenang dalam pesta demokrasi di kabupaten Lampung Tengah jadi ajang  gengsi dan pembuktian kepiawaian  dalam menahkodai partai. Pasalnya ketua PDIP dan Golkar di Lamteng siap berduel untuk merebut tampuk pimpinan tertinggi kepala daerah.

Ya, dalam pilkada tahun ini, ada dua kader partai yang memiki jabatan sebagai Ketua (partai) maju sebagai bakal calon bupati, keduanya yakni Musa Ahmad (Ketua DPD II Golkar Lamteng) dan Loekman (Ketua DPD PDIP Lamteng).

Musa Ahmad yang berpasangan dengan dr Ardito Wijaya diketahui secara resmi telah mengantongi dukungan dari tiga partai politik yakni, PAN, PKB, dan Demokrat.

Ketiga partai itu masing-masing memiliki kursi parlemen di Kabupaten setempat. PAN (1) kursi, PKB (6) kursi, dan Demokrat (5) kursi. Dengan demikian, jumlah total 12 kursi di parlemen tersebut telah mampu menghantarkan Musa-Dito mendapftar ke KPU sebagai pasangan calon.

Sementara Loekman Djoyoseomarto telah mengantongi rekomendasi dari partainya dalam ajang kontestasi lima tahunan itu. PDIP sendiri memiliki 11 kursi di parlemen, jumlah itu cukup untuk memajukan calon tanpa harus melakukan koalisi. Namun demikian, Loekman mengklaim telah mengantongi juga rekomendasi dari Partai Gerindra, dan PPPP (non kursi di parlemen) untuk memuluskan pencalonannya.

Dalam kontestasi ini, Loekman dipercayakan partainya berpasangan dengan M Ilyas Hayani muda untuk tarung memperebutkan kembali kursi panas di Kabupaten yang berjuluk Bumi Beguwai Wawai itu.

Melihat komposisi kekuatan masing-masing partai koalisi, pasangan Musa-Dito dengan tagline “Berjaya.

“itu bakal menjadi lawan berat sang petahana. Musa Ahmad belum lama ini mengatakan, rekomendasi dari tiga parpol yang diberikan menjadi pijakan awal pencalonannya.”Alhamdulillah semoga ini menjadi awal pijakan kami untuk membawa Lamteng Berjaya,”kata Musa.

Selain tiga partai diatas, kata Musa, sesuai pernyataan pengurus DPD I Golkar,  pada Juli ini rekomendasi Partai Golkar juga akan disampaikan.

“Kami menilai ini waktu yang tepat, karena baru kemarin saya dipercaya kembali menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Tengah,” ujarnya.

Selanjutnya, direncanakan deklarasi akan digelar bersama-sama setelah seluruh partai pengusung diterima.

“Kami berharap seluruh kader partai yang mengusung kami untuk bersinergi dan kompak dalam upaya pemenangan. Setelah deklarasi akan kami bentuk tim gabungan lintas partai,” pungkasnya.

Terpisah, Petahana Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto mengatakan jika perahu parpolnya sudah untuk mengusungnya maju pilkada serentak Desember mendatang.

“Untuk saat ini, perahu kita sudah cukup untuk mengusung maju. Jadi sekarang cukup PDIP dan Gerindra saja. Untuk yang lainnya kita lihat nanti saja,” ujarnya usai menerima rekomendasi PDIP di Kantor DPD PDIP Lampung, Jumat (17/7).

Pasangan M. Ilyas Hayani Muda ini mengaku sebelumnya telah mendapat dukungan dari Partai Gerindra. Namun, politisi PDIP ini meminta kepada Partai Gerindra untuk menyerahkan rekomendasinya setelah PDIP.

“Rekomendasi dari partai Gerindra sebenarnya sudah lama ingin di keluarkan oleh DPP Gerindra, namun. Saya sengaja meminta untuk ditahan terlebih dahulu sebelum PDI Perjuangan mengeluarkan rekomendasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan keluarnya rekomendasi PDIP dan Gerindra , dengan 17 kursi sudah cukup untuk mendaftarkan diri ke KPU. “Artinya, PDI Perjuangan sebagai partai pertama yang memberikan rekomendasi akan menjadi partai pengusung di susul Gerindra dengan total suara 17 kursi” tukasnya. (san/asa/cah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *