Bandarlampung – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Yanuar Irawan mengajak masyarakat untuk mewaspadai paham radikalisme dan terorisme. Pasalnya, paham tersebut saat ini mulai masuk ke daerah pedesaan. Seperti belakangan ini banyak terduga teroris yang ditangkap oleh densus 88.
Demikian disampaikan Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Provinsi Lampung ini saat melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Sabtu (27/11).
Menurut Yanuar, banyaknya terduga teroris yang ditangkap oleh densus 88 di sejumlah pedesaan belakangan ini menuntut semua masyarakat harus lebih waspada terhadap orang-orang baru di lingkungan sekitarnya.
“Dalam situasi dan kondisi saat ini, kita harus lebih waspada. Kalau ada orang-orang baru menetap di lingkungan kita dengan waktu yang cukup lama,” ujar Yanuar.
Wakil Ketua Bidang Infokom DPD PDIP Lampung ini juga mengajak kepada masyarakat agar lebih peduli mengenai asal usul jika ada orang baru di lingkungan sekitarnya.
“Masyarakat harus peduli darimana asalnya?, apa profesi dan tujuannya?, kegiatan sehari-harinya bagaimana?, jangan mudah tertipu dengan tampilan luarnya saja,” kata Yanuar.
Untuk itu, kata dia, sosialisasi PIP-WK ini sangat penting sekali dilakukan agar masyarakat terhindar dari paham radikalisme dan terorisme.
Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai Pancasila serta pemahaman wawasan kebangsaan.
“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan NKRI ini agar terhindar dari paham radikalisme dan terorisme yang bisa memecah belah bangsa kita. Mari kita perangi paham ini bersama-sama dengan terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kita,” pungkas Yanuar. (Cah)






