Menko Pangan Ajak IPM Kolaborasi

Bandarlampung – Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan mengajak Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) berkolaborasi mewujudkan tercapainya Indonesia Emas 2045.

Salah satunya, dengan turut serta menyukseskan program makan siang bergizi gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang sehat dan cerdas melalui pemenuhan gizi yang baik.

“Tadi saya menyampaikan bahwa pada akhirnya kita ingin memiliki SDM yang unggul, sehat, dan cerdas. Itu bergantung pada pemenuhan gizi yang cukup. Oleh karena itu, ada badan khusus yang akan memberikan makan siang gratis,” ujar Zulkifli Hasan dalam dalam pembukaan Tanwir 2024 di GSG Unila, kemarin.

Dalam kesempatan itu juga, Zulhas – sapaan akrab Zulkifli Hasan – mengajak organisasi besar seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) untuk turut berpartisipasi dalam program ini karena memiliki jaringan yang luas di seluruh Indonesia. Partisipasi kedua organisasi tersebut dinilai akan memastikan program berjalan dengan tepat sasaran dan menunya sesuai dengan kebutuhan lokal.

“Saya mengajak Muhammadiyah dan NU untuk terlibat, karena jaringannya luas. Ini penting agar program tepat sasaran dan menunya sesuai. Karena kebutuhan makanan di Jawa tentu berbeda dengan di Sumatera atau Maluku. Nanti bisa disesuaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) periode 2023–2025, Riandy Prawita, menyatakan bahwa salah satu target utama IPM untuk periode 2024–2025 adalah mendukung program makan siang bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah.

“Salah satu goals kami pada 2024–2025 adalah membantu menyukseskan program pemerintah terkait makan siang bergizi gratis. Karena itu, kami sengaja mengundang Menko Pangan untuk memberikan dukungan dan arahan agar program ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Riandy.

Riandy berharap program ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi pelajar, tetapi juga membantu mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Harapannya, program ini bisa mendukung terwujudnya swasembada pangan dan memastikan kader IPM di seluruh Indonesia mendapatkan peningkatan gizi yang memadai dari pemerintah,” tutupnya.

Untuk diketahui, pembukaan Tanwir 2024 turut dihadiri oleh Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin, S.IP., serta Ketua MPW Muhammadiyah Lampung, Prof. Sudarman.

Momen pembukaan Tanwir IPM 2024 ditandai secara simbolis dengan penabuhan alat musik tradisional Lampung, Cetik, oleh Dr. (HC) Zulkifli Hasan. Simbolisasi ini menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisional dalam pergerakan organisasi modern.

Tanwir 2024 diharapkan menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pelajar Indonesia yang siap menghadapi era disrupsi, memiliki daya saing tinggi, dan mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat luas.

Melalui Tanwir 2024, Ikatan Pelajar Muhammadiyah berharap dapat melahirkan kebijakan dan program kerja yang mampu menjawab tantangan zaman.

Dengan semangat “Khidmat Pelajar, Wujudkan Generasi Emas”, IPM berkomitmen menghadirkan generasi pelajar yang berkualitas, inovatif, dan berkarakter mulia.

Kesuksesan Tanwir 2024 ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, evaluasi, dan refleksi yang matang dapat melahirkan kebijakan yang lebih strategis.

Dengan dukungan dari para tokoh nasional, pemerintah, dan akademisi, IPM optimis dapat terus mencetak pemimpin muda yang siap membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *