Bandarlampung — Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan para pengusaha muda pecinta sepak bola di Lampung untuk memperkuat komitmen membangun olahraga si kulit bundar di daerah. Silaturahmi yang berlangsung hangat di kediaman Ari Nanda Djausal, Rabu (25/3/2026), menjadi ajang konsolidasi gagasan sekaligus penyatuan visi memajukan sepak bola Lampung.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Zaki Zenafal, Adolf Ayatullah, serta Robby. Hadir pula jajaran pengurus komunitas Sikambara seperti Dedi Rohman, Yusuf Ramadhan, dan Galih.
Dalam suasana penuh keakraban, semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap sepak bola Lampung menjadi benang merah diskusi. Para peserta sepakat bahwa kolaborasi lintas komunitas dan pengusaha menjadi kunci dalam mendorong kemajuan sepak bola daerah.
Pengusaha muda yang dikenal “gila bola”, Ari Nanda Djausal, menegaskan bahwa Idul Fitri bukan hanya momen saling memaafkan, tetapi juga saat yang tepat untuk menyatukan energi positif demi kemajuan bersama.
“Semangat Idul Fitri 1447 H ini harus kita jadikan titik awal untuk bergerak bersama. Sepak bola Lampung butuh dukungan nyata dari semua pihak, termasuk pengusaha muda. Kita ingin melihat Lampung punya prestasi yang bisa dibanggakan di tingkat nasional,” ujar Ari.
Sementara itu, Ketua Sikambara Junaedi yang juga dikenal sebagai CEO Rumah Makan Minang Indah Group, menyampaikan pentingnya konsistensi dan sinergi dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat.
“Kami di Sikambara siap menjadi bagian dari gerakan ini. Dengan kebersamaan, kami optimistis sepak bola Lampung bisa bangkit dan berkembang lebih baik. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga soal kebanggaan daerah,” tegas Junaedi.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan yang lebih besar dalam membangun fondasi sepak bola Lampung yang kuat, profesional, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Idul Fitri yang mengedepankan persatuan dan kebersamaan. (*).






